Jurnal Refleksi Minggu ke-4 Calon Guru Penggerak ini dibuat Sesuai model 5R (Bain, dkk, 2002, dalam Ryan & Ryan, 2013)
1 Reporting (Pelaporan kegiatan)
Pembelajaran
dalam diklat Calon Guru Penggerak minggu ke-4 adalah tentang nilai dan peran
guru penggerak sesuai alur LMS, yaitu melalui kegiatan :
-
Eksplorasi konsep mandiri sesuai alur
LMS
-
Ruang kolaborasi
-
Diskusi virtual dengan meeting zoom
-
Presentasi virtual dan
-
Refleksi terbimbing.
2. Responding (Menanggapi)
Kegiatan Diklat Calon Guru
Penggerak memasuki minggu ke 4. Kegiatan dimulai dengan menggali nilai diri dan
peran sebagai guru. Secara sadar ataupun tidak telah menjalankan nilai dan
peran seorang guru penggerak walaupun tidak secara menyeluruh. Menggali dan mengenali diri sendiri dengan cara menggambar
diagram trafesium usia, dan menuliskan secara menyeluruh peristiwa atau kejadian
yang dilakukan dan dialami sejak lahir sampai dengan posisi usia sekarang.
Mengingat dan mencatat kembali peristiwa yang terkesan dan tersimpan dalam diri
yang masih diingat sampai sekarang. Baik sisi negatif maupun positif peristiwa
yang dialami. Dengan menuliskan kejadian yang terkesan yang tetap bisa diingat
sampai sekarang, dapat diambil hikmah bahwa sebagai guru dapat mengambil
pelajaran bahwa seluruh tindakan kita sebagai guru akan tertanam dalam benak
siswa selamanya.
Dengan menuliskan secara rinci
kejadian yang dialami di usia sekolah akan dapat menjadi cara efektif menuntun
diri sendiri untuk mengenali diri akan semua potensi yang ada, ataupun
kelemahan diri, yang selanjutnya dapat dijadikan dasar pengembangan diri
berbenah menjadi guru yang profesional di masa yang akan datang. Selanjutnya
bisa menjadi pribadi yang selalu berusaha dan senantiasa yakin bisa menjadi
guru terbaik bagi murid di sekolah masing-masing.
Kegiatan diakhiri dengan membuat
refleksi diri dan aktualisasi diri dalam bentuk pembuatan poster digital. Dengan aplikasi ini ketrampilan diri bisa terus
dikembangkan ditunjang dengan kemajuan teknologi pembuatan poster menjadi mudah
dan cepat dengan aplikasi android “Poster maker”. Poster dibuat dalam
bentuk Jpeg untuk selanjutnya diunggah di LMS semua CGP.
3. Relating (Keterkaitan dengan kegiatan)
Sesuai alur LMS Pada modul 1.2 ini saya
mendapatkan pemahaman bahwa seorang guru penggerak untuk bisa menjalankan
perannya dengan maksimal, ia harus menjiwai nilai - nilai; mandiri, reflektif,
kolaboratif, inovatif, serta berpihak kepada murid. Dengan nilai-nilai itu, sebagai
guru bisa mewujudkan kepemimpinan murid, menjadi pemimpin pembelajaran, menggerakkan komunitas praktisi, menjadi coach yang baik untuk
guru lain, dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait yang menunjang kemajuan
pembelajaran. Jika guru telah menjiwai nilai dan peran guru penggerak
tersebut secara utuh makan mewujudkan profil pelajar Pancasila akan tercapai
dengan baik. Peserta didik akan tertuntun menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak
mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, kreatif, bernalar kritis, dan
mandiri.
4. Reasoning (Penalaran)
Peran sebagai guru penggerak yang
masih belum saya lakukan adalah menggerakkan komunitas praktisi, baik di
sekolah maupun di forum KKG, karena sebagai guru saya masih banyak kekurangan,
atau secara menyeluruh nilai dan peran guru penggerak tersebut belum bisa
menjiwai secara paripurna.
Oleh karena itu, saya
mengikuti Program Guru Penggerak, dengan tujuan agar mendapatkan pengetahuan
dan pengalaman yang bagus mengenai peran guru sesungguhnya. Dengan
kolaborasi bersama rekan CGP saya berharap mendapatkan beragam inspirasi dan
praktik baik yang bisa saya terapkan dalam pembelajaran sehari-hari di masa
yang akan datang lebih baik dan berpihak pada murid.
5. Rekonstruksi (Refleksi kegiatan)
Refleksi mandiri adalah merupakan langkah yang dapat dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan atau kekurangan yang ada pada diri sendiri ataupun kegiatan yang telah dilakukan, program yang telah dijalankan. Melalui refleksi, saya dapat memperbaiki kekurangan, meningkatkan yang sudah baik. Refleksi dapat kita jadikan pedoman untuk membuat dan menyusun rencana tindak lanjut yang lebih bagus dan komprehensip.
Melalui diklat Guru Penggerak ini, saya berusaha meningkatkan diri, memupuk kemandirian, serta rasa percaya diri untuk menggerakkan komunitas dalam berkolaborasi dengan baik, agar mampu menjadi guru yang inovatif untuk kemajuan belajar menuju perwujudan merdeka belajar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar