• Tugas Guru

    Tugas Guru adalah blog personal yang membahas tentang karya inovasi pembelajaran bagi guru dalam menjalankan tugasnya secara profesional di sekolah.

  • Teacher's Task

    Teacher's Tasks is a personal blog that discusses the work of learning innovations for teachers in carrying out their duties professionally at school.

  • Tugas Guru

    Tugas Guru adalah blog personal yang membahas tentang karya inovasi pembelajaran bagi guru dalam menjalankan tugasnya secara profesional di sekolah.

  • Teacher's Task

    Teacher's Tasks is a personal blog that discusses the work of learning innovations for teachers in carrying out their duties professionally at school.

  • Tugas Guru

    Artikel Pendidikan Pengembangan Kapabilitas Guru di Era Digital.

  • Tugas Guru

    Tugas Guru adalah blog personal yang membahas tentang karya inovasi pembelajaran bagi guru dalam menjalankan tugasnya secara profesional di sekolah.

Karya Inovasi Guru

Karya Inovasi Guru adalah merupakan tuntutan yang harus dipenuhi oleh seorang guru era sekarang. Hal ini merupakan syarat utama seorang guru akan mengajukan usul kenaikan pangkat atau jabatan pada golongan yang lebih tinggi, atau ketika guru akan mengajukan diri untuk uji kompetensin Penilaian Kinerja Guru (PKG).

Beberapa tahun yang lalu kita mengenal istilah Guraru (Guru Era Baru). Istilah itu begitu terkenal di kalangan pendidik. Istilah itu adalah merupakan gambaran begitu ketatnya tuntutan jaman bagi seorang guru. Yaitu tuntutan agar guru bisa membawa generasi muda bangsa ini untuk mampu menghadapi era baru yang diprediksi serba canggih. Bisa jadi perkembangan ilmu pengetahuan dengan adanya teknologi yang semakin maju membawa suatu kondisi dimana dengan teknologi di tangan setiap orang memungkinkan siswa lebih tahu dulu suatu pengetahuan dibandingkan gurunya di kelas. Hal ini disebabkan perkembangan teknologi membantu seluruh informasi dengan sangat cepat bisa diakses oleh semua orang. Bahkan siswa mungkin lebih cepat mengakses dibandingkan guru. Jika itu terjadi maka dapat kita bayangkan betapa memprihatinkan proses pembelajaran di kelas. Oleh karenanya adalah hal yang wajar di era baru ini guru dituntut bekerja secara profesional.
Guru profesional harus mampu mengembangkan pembelajaran yang inovatif sesuai dengan karakteristik peserta didik dan materi pembelajaran dalam rangka meningkatkan ketrampilan peserta didik sehingga mampu berfikir kritis, kreatif dan inovatif, dan mampu memecahkan masalah, mampu berkomunikasi secara baik dan mampu bekerjasama dengan peserta didik lain secara baik.
Guru profesional juga harus mampu berinovasi yang dapat membantu memecahkan permasalahan pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar yang bermutu agar peserta didik dapat mengembangkan potensinya dan mampu beradaptasi dengan tuntutan abad 21 dan era revolusi industri 4.0.
Kompetensi guru merupakan perpaduan antara kemampuan personal, keilmuan, teknologi, sosial dan spiritual yang secara kafah membentuk kompetensi standar profesi guru. Kemampuan personal yang diharapkan salah satunya adalah menulis karya ilmiah yang terpublikasikan di perpustakaan, media cetak atau elektronik yang diakui. Terpenuhinya publikasi ilmiah akan menjadi salah satu tolak ukur profesionalitas seorang guru.
Menulis seharusnya menjadi suatu kegiatan wajib bagi guru. Akan tetapi pada kenyataannya tidak jarang guru enggan untuk menulis. Hal ini diyakini karena menulis memang lebih banyak ditentukan oleh kemauan dan ketekunan, bukan sekedar kemampuan. Semestinya guru harus lebih banyak dimotivasi untuk menulis, bisa diawali dengan mengamati tulisan karya orang lain yang telah memenuhi standar ilmiah karya tulis ilmiah guru. Selanjutnya bisa memulai dengan meniru karya orang lain dengan memodifikasi dengan cara memasukkan gagasan-gagasan sendiri sehingga selanjutnya dapat menghasilkan karya ilmiah sendiri yang baik, menarik dan berkualitas.
Karya tulis ilmiah atau yang biasa disebut KTI adalah laporan tertulis tentang suatu kegiatan ilmiah. Karakteristik sebuah KTI dapat dikaji dari minimal 4 aspek, yaitu struktur sajian, komponen dan substansi, sikap penulis, serta bahasa tulisan. Struktur sajian KTI biasanya terdiri dari pendahuluan, pokok bahasan, dan bagian akhir yang berupa kesimpulan. Sebuah KTI dapat dikatakan hasil dari pengembangan profesi jika memenuhi kriteria : 
1). Asli (Original) artinya tulisan hasil gagasan sendiri sesuai bidang kerja guru bukan copas karya orang lain. 
2). Perlu/bermanfaat (Useful) artinya tulisan itu berguna bagi setidaknya bagi penulis sebagai seorang guru dirasakan manfaatnya secara langsung oleh guru dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran di kelas. 
3). Ilmiah (Scientific) artinya tulisan memenuhi kaidah penulisan secara ilmiah. Dan terakhir adalah 
4). Konsisten (Concistency) artinya bahwa karya tulis bersifat konsisten dalam mengemukakan gagasan, yaitu berupa pemikiran yang utuh, baik secara keseluruhan maupun hubungan antar bagian dalan tulisan yang disajikan.
Ada beberapa contoh KTI hasil pengembangan profesi, diantaranya: KTI hasil penelitian/pengkajian/survei/evaluasi, KTI yang merupakan tinjauan atau gagasan sendiri dalam bidang pendidikan, KTI yang berupa tulisan ilmiah populer yang disebarkan melalui media masa (artikel ilmiah populer), KTI yang berupa tinjauan/gagasan/ulasan ilmiah yang berupa makalah, KTI yang berupa buku pelajaran, KTI yang berupa diktat pelajaran, dan KTI yang berupa karya terjemahan.
Penulisan karya tulis ilmiah bagi guru dapat berfungsi sebagai rujukan/referensi untuk meningkatkan wawasan atau menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Dengan menulis karya ilmiah akan bermanfaat meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikannya secara sistematis, memperluas wawasan, serta memberi kepuasan intelektual, disamping menyumbang terhadap perluasan cakrawala ilmu pengetahuan.
Berikut kami sampaikan beberapa contoh Karya Tulis Ilmiah Guru yang telah berhasil kami susun dan telah lolos dalam penilaian Karya Tulis Ilmiah Guru dan telah mendapatkan sertifikat kelulusan sebagai sebuah karya tulis ilmiah bidang pendidikan berupa laporan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Yang merupakan tulisan hasil penelitian tindakan guru di kelas dalam rangka inovasi guru dalam pembelajaran di kelas.

No

Judul Karya

 1

Peningkatan Prestasi Belajar Siswa tentang Perkalian dan Pembagian Melalui Pendekatan Kelompok Tutor Sebaya
pada Siswa Kelas IV SD Negeri Munggur Tahun Pelajaran 2013/2014

Lihat Berkas : PTK Lengkap

Lihat Berkas : Jurnal Lengkap

Peningkatan Motivasi dan Prestasi Belajar Matematika Siswa Tentang Bangun Ruang Melalui Metode Penemuan Terbimbing Secara Kelompok dengan Media Bottom-Up Puzzle Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Munggur Tahun Pelajaran 2014/2015

Cover, Halaman Pengesahan, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi, Dantar Lampiran

BAB I Pendahuluan

BAB II Kajian Pustaka

BAB III Metodologi Penelitian

BAB IV  Hasil Penelitian dan Pembahasan

BAB V Penutup

Daftar Pustaka

Lampiran : 

1. RPP Siklus 1

2. RPP Siklus 2

3. Media Pembelajaran

4. Penilaian Siklus 1

5. Penilaian Siklus 2

6. Lembar Observasi

7. Surat Pernyataan Teman Sejawat

8. Foto Kegiatan Pembelajaran

9. Foto Seminar Publikasi

 

Peningkatan Prestasi Belajar PKn Tentang Pengambilan Keputusan Bersama Melalui Metode Bermain Peran dengan Model Pembelajaran Cooperative Learning Pada Siswa Kelas V SD Negeri Munggur Tahun Pelajaran 2015/2016

Cover, Halaman Pengesahan, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi, Dantar Lampiran

BAB I Pendahuluan

BAB II Kajian Pustaka

BAB III Metodologi Penelitian

BAB IV  Hasil Penelitian dan Pembahasan

BAB V Penutup

Daftar Pustaka

Lampiran : 

1. RPP Siklus 1

2. RPP Siklus 2

3. Media Pembelajaran

4. Penilaian Siklus 1

5. Penilaian Siklus 2

6. Lembar Observasi

7.  Surat Pernyataan Teman Sejawat

8. Foto Kegiatan Pembelajaran

9. Foto Seminar Publikasi

  



Karya Inovasi Guru di atas adalah contoh Karya Inovasi Guru yang telah kami lakukan dan telah lolos uji kompetensi dalam rangka kenaikan pangkat/golongan IV/b. Inilah contoh tulisan kami sebagai guru, semoga bermanfaat dan selanjutnya tulisan-tulisan kami sedang dalam proses penilaian pada lembaga yang berwenang menilai, semoga ke depan bisa lancar. Aamiin...

Share:

Aplikasi SKHU-SD K-13 Tahun 2020


Aplikasi SKHU-SD K-13 Tahun 2020 adalah sebuah inovasi guru dalam mengelola hasil Ujian. Ujian seperti kita ketahui menjadi hal yang sangat menentukan bagi sebuah lembaga pendidikan/sekolah, karena akan menjadi kegiatan yang sangat menentukan bagi siswa, orang tua, guru dan sekolah yang bersangkutan dimana siswa menempuh pendidikan. Oleh karena itu pengelolaan Ujian Sekolah dengan baik sangat diperlukan karena menjadi tolak ukur pengelolaan/penyelenggaraan pendidikan selama 6 tahun. Disinilah diperlukan inovasi guru dalam mengelola hasil ujian siswa dengan baik. Aplikasi pengelolaan nilai berbasis excel adalah merupakan hasil inovasi di jaman digital untuk mengatasi rumitnya guru dalam mengolah hasil ujian akhir sekolah siswa.


Aplikasi SKHU-SD K-13 Tahun 2020 adalah merupakan inovasi pengolahan data Hasil Ujian Akhir Sekolah Dasar sesuai Kurikulum 2013. Aplikasi ini memudahkan bagi guru dalam mengolah Nilai Ujian Akhir Sekolah Dasar sampai dengan menghasilkan Nilai Akhir yang akan dicantumkan dalam Ijazah siswa beserta Surat Keterangan Kelulusan Sementara Siswa. Surat Keterangan Kelulusan Sementara diperlukan bagi siswa untuk mendaftarkan diri ke jenjang sekolah SMP sebelum diterbitkan SKHU dan atau Ijazah oleh Lembaga yang berwenang menerbitkan.

Di dalam format SKHU SD 2020 ini terdiri dari keterangan Lulus atau tidaknya siswa kelas VI SD dalam menempuh Pembelajaran di Sekolah selama 6 tahun, sehingga Lembaga Pendidikan selanjutnya atau SMP tempat siswa mendaftar dapat melihat nilai yang tertera pada SKHU sebagai dasar diterima atau tidaknya siswa di lembaga tersebut.
  
Aplikasi SKHU-SD K-13 Tahun 2020 ini dirancang sesuai dengan Kurikulum 2013 tahun ajaran 2019/2020. Sedangkan data nilai yang dipakai dalam analisis kelulusan siswa dengan bobot penilaian 60% dan 40% yaitu berupa data nilai siswa meliputi :

1.   Nilai Rapot (NR) Siswa kelas IV sampai dengan kelas VI atau biasa disebut dengan Rapot Semester 7 s/d 12.
2.    Nilai Ujian Akhir Sekolah Tertulis.
3.    Nilai Ujian Akhir Sekolah Praktek

Berikut adalah Hasil Aplikasi berbasis excel yang bisa digunakan untuk mengolah nilai ujian tahun 2020, dengan memasukkan 3 jenis nilai siswa di atas, maka akan diperoleh SKHU dan Ijazah sementara secara lengkap tinggal cetak. 
Share:

Administrasi Kepala Sekolah


Administrasi Kepala Sekolah adalah merupakan seperangkat administrasi yang harus dikerjakan oleh seorang pimpinan di sebuah lembaga pendidikan/sekolah. Disadari ataupun tidak, keberhasilan suatu lembaga pendidikan akan sangat tergantung pada kepemimpinan kepala sekolah. Kepala sekolah yang professional harus mampu membawa lembaga yang dipimpinnya kearah tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Kepala sekolah adalah orang yang paling bertanggung jawab terhadap keberhasilan lembaga yang dipimpinnya. Tugas kepala sekolah dasar (SD) dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu tugas bidang administrasi dan tugas bidang supervisi.

Tugas bidang administrasi adalah tugas-tugas kepala sekolah yang berkaitan dengan pengelolaan penyelenggaraan di sekolah, yang meliputi pengelolaan pengajaran, kesiswaan, kepegawaian, keuangan, sarana dan prasarana sekolah dan hubungan kemasyarakatan.
Dalam pelaksanaan di lapangan kepala sekolah mempunyai tugas pokok dan fungsi yang sangat berat. Tupoksi kepala sekolah ialah sebagai berikut :

1. Fungsi Manajerial
Fungsi manajerial adalah fungsi yang sangat penting, karena kepala sekolah sebagai manajer diharapkan mampu dan juga handal dalam memanage serta mengatur setiap kegiatan yang ada di sekolah yang dipimpinnya, dan juga perangkat yang berada di dalam lingkungan sekolah yang dipimpin.

2. Fungsi Perencanaan
Fungsi perencanaan ialah kepala sekolah dituntut untuk mampu membuat dan menyusun perencanaan kegiatan, baik kegiatan belajar mengajar, kegiatan ekstra kurikuler, kegiatan pelatihan para guru dan tenaga kependidikan lainnya, serta berbagai perencanaan lainnya yang menyangkut masa depan sekolah yang dipimpinnya.

3. Fungsi Pengawasan
Fungsi pengawasan  kepala sekolah memiliki peran, fungsi dan juga wewenang dalam menegakkan keadilan, dan juga peraturan yang berlaku di lingkungan sekolahnya. Selain itu, kepala sekolah juga wajib mengawasi setiap kegiatan sekolah, yang dilakukan di dalam lingkungan sekolah, ataupun di luar lingkungan sekolah yang membawa nama baik sekolah.

4. Fungsi Dukungan dan fungsi sosial
Kepala sekolah diharapkan memiliki kemampuan untuk memberikan motivasi, inspirasi dan dukungan kepada semua Guru dan Tenaga Kependidikan lainnya, juga berlaku adil dan memiliki jiwa sosial yang tinggi untuk membantu siapapun yang membutuhkan bantuan.

Dari fungsi-fungsi kepala sekolah tersebut diatas yang sangat berat, disini kami mencoba mengurangi beban kepala sekolah dengan memberikan perangkat administrasi kepala sekolah yang dibutuhkan dan menjadi syarat jika akan mengajukan akreditasi sekolah karena asesor dipastikan akan menanyakan baik berupa wawancara maupun bukti fisiknya. Berikut kami sampaikan contoh Administrasi Kepala Sekolah secara Lengkap :

A. Administrasi Pengajaran
   1. Daftar Pembagian Tugas Mengajar Guru dan Tenaga Kependidikan
   2. Buku Pemeriksanaan Persiapan Mengajar Guru.
   3. Buku Penyelesaian Kasus di Sekolah
   4. Buku Hubungan Kemasyarakatan
   5. Persiapan Mengajar
   6. Buku Program Bimbingan
   7. Buku Pencapaian Target dan Daya Serap Kurikulum
   8. Daftar Penyerahan Buku Nilai Hasil Belajar
   9. Buku Kunjungan Pengawas Sekolah
   10. Buku Pengaduan, Masukan, Kritik dan Saran
   11. Buku Notulen Rapat Guru/Komite Sekolah
   12. Buku Kegiatan yang Memerlukan SK Kepala Sekolah
   13. Buku Ekspedisi
   14. Buku Tamu Umum
   15. Buku Tamu Khusus
   16. Buku Supervisi Kelas
   17. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

B. Administrasi Kesiswaan
   1. Formulir Pendaftaran Siswa Baru
   2. Buku Calon Peserta Didik Baru
   3. Buku Peserta Didik Baru
   4. Buku Klapper
   5. Papan Absen Harian Siswa
   6. Papan Rekapitulasi Absensi Harian Siswa
   7. Buku Rekap Mutasi Siswa
   8. Pendaftaran Masuk SMP
   9. Buku Kenaikan Kelas
   10. Buku Prestasi Siswa Akademik/Non Akademik
   11. Surat Keterangan Pindah Sekolah
   12. Surat Permohonan Pindah Sekolah
   13. Daftar Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional
   14. Laporan Ujian Akhir Sekolah
   15. Daftar Rekapiltulasi Kenaikan Kelas/Kelulusan
   16. Buku Penyerahan Laporan Penilaian Hasil Belajar (Raport)
   17. Buku Penyerahan Ijazah
   18. Buku Pemeriksaan Administrasi Pembelajaran

C. Administrasi Kepegawaian
   1. Buku Catatan Penilaian Pegawai Negeri Sipil
   2. Buku Diklat/Penataran
   3. Buku Penghargaan
   4. Buku Seminar/Lokakarya
   5. Buku Izin Keluar Pegawai/Guru
   6. Buku Piket Guru
   7. Buku Keadaan Barang Inventaris Lainnya

D. Administrasi Keuangan
   1. Buku Kas Umum
   2. Buku Kas Pembantu
   3. Laporan Pertanggung Jawaban BOS

Administrasi Kepala Sekolah tersebut di atas adalah contoh bukti fisik yang dapat dikerjakan oleh Kepala Sekolah sebagai bahan Akreditasi Sekolah yang dapat admin berikan semoga bermanfaat, jika berkenan bisa dishare link ini kepada rekan guru yang lain yang membutuhkan sebagai referensi.
Terimkasih


Share:

Recent Posts